Postingan

Menampilkan postingan dengan label Humaniora

Patahnya Sayap Sang Burung Hantu

Gambar
(Poster film Sayap Sayap Patah) Patahnya Sayap Sang Burung Hantu  Oleh : Pudji Widodo Bahaya laten radikalisme Top Gun Maverick adalah film pertama yang saya tonton di gedung bioskop pada  bulan Mei 2022 setelah tekanan pandemi Covid-19 mereda. Tidak mudah mengalahkan Covid-19, sampai hari ini jumlah kasus harian masih di kisaran 5000. Dari angka tersebut Jatim menyumbang sekitar 300 kasus. Oleh karena itu ketika film Sayap-Sayap Patah (SSP) dirilis pada tanggal 18 Agustus 2022, dua hari kemudian saya memutuskan wajib menonton.  Selain bermodal sudah booster vaksin, juga memberi apresiasi karya anak negeri. Satu lagi alasan, di tengah gerahnya negeri yang dipenuhi pemberitaan kasus Duren Tiga, barangkali Rudi Soedjarwo sutradara SSP, menawarkan sosok polisi dambaan masyarakat. Barangkali ini pula yang ingin diperoleh ketika Kapolda Sumsel mengajak anggotanya untuk nobar SSP.  Film SSP didasarkan kepada kisah nyata gugurnya 5 anggora Densus-88 AT ketika t...

Memori di Kota Dili, Menyembuhkan Luka dan Merajut Damai

Gambar
Memori di Kota Dili, Menyembuhkan Luka dan Merajut Damai (Pantai Dili 2016, tampak Kapal BRS KRI dr. Soeharso-990 dan Gedung Terminal Penumpang Pelabuhan Dili, foto dok.pri) Oleh : Pudji Widodo   Membaca arsip Kompas 16 Juli 1976 tentang Penyatuan Timor Timur (Harian Kompas 16 Juli 2018, hal. 11), membuat rekaman kenangan saya tentang negeri Timor Leste seperti di putar ulang kembali.  Saya pernah bertugas di Provinsi Timor Timur pada tahun 1995 sampai 1999.  Yang terlintas di benak saya pertama adalah saat Kapal KM. Dobonsolo  milik PT Pelni yang akan membawa saya kembali ke Surabaya bergerak menjauhi dermaga Pelabuhan Dili pada April 1999. Saat itu saya terkenang beberapa peristiwa yang saya alami, saya ketahui dan saya dengar diantaranya sebagai berikut : a.  Beberapa minggu terakhir saya melihat patroli Brimob dan Satgas Batalyon Teritorial (BTT) yang tengah malam melintas di jalan raya di depan kantor saya, makin intensif karena makin seringnya ...