Postingan

Susuk magis di pinggang Pak N

Gambar
                   Ilustrasi alat ESWL,            sumber foto : antaranews.com Oleh : Pudji Widodo Potongan lidi di dalam kaos kaki Di Sekolah Dasar Surabaya tempat saya dulu belajar ada guru agama Islam, Pak Soleh namanya. Pada waktu tertentu beliau memperagakan jurus pencak silat di kelas. Kami harus merapatkan meja dan bangku belajar ke belakang agar tersedia ruang yang cukup di depan kelas untuk Pak Soleh berolah jurus. Sebagian murid menyaksikan kepiawaian beliau dengan berdiri di atas bangku.  Pernah ada Porseni SD se Kecamatan Wonocolo. Kepada setiap pemain sepakbola yang mewakili sekolah saya, beliau memberi potongan lidi sepanjang korek api. Lidi tersebut diletakkan dalam kaos kaki. Katanya agar setiap pemain kuat lari dan tidak mudah dijatuhkan lawan. Apa yang dilakukan Pak Soleh adalah upaya sesaat, selama berlangsungnya porseni saja. Pak Soleh memberi sugesti dan pembangkit moti...

Dari Relawan Satgas Covid-19 Menjadi Prajurit TNI AL

Gambar
   (Suasana kelas  Dikmapa Susgakes dan Dikmabakes TA 2021, foto dokpri). Oleh : Pudji Widodo Tim-1 Kobra relawan yang selalu semangat dan gembira Puasa Ramadan 2022 hari ke 17. Saya membuka blog pribadi “Jaga Anjungan” dan membaca ulang tulisan saya dua tahun yang lalu. Tulisan yang terinspirasi dari semangat pengabdian para relawan Satgas  Covid-19, Tim-1 Kobra, yang bertugas di Rumah Sakit Darurat Covid -19 (RSDC) Wisma Atlet. Tim 1 Kobra adalah kelompok dokter umum yang bertugas di Rumah Sakit Darurat Covid-19, Wisma Atlet (WA) Kemayoran. Terdapat 130 orang dokter umum yang berasal dari unsur Kesehatan TNI, Polri dan relawan sipil yang bertugas RSD Covid-19 WA Kemayoran . Di antara para dokter umum tersebut terdapat Letda Laut (K) dr. SN. Tommy Antariksa dari Batalyon Kesehatan 1 Marinir Pasmar-1.  Sebelum bertugas di RSDC WA, dr. Tommy  sudah melaksanakan tugas di Lanud R. Sadjad Natuna Kepri dan Pusat Rehabilitasi Pengguna Narkoba di Pula...

Ketika Cacing Tambang Membangun Terowongan di Bawah Kulit

Gambar
(Ilustrasi lapisan kulit manusia, sumber : Klik  perdoski.id ) Oleh : Pudji Widodo Temanku sakit kulit Memasuki minggu kedua bulan Ramadan, dua orang perempuan anggota grup WA teman SMA mengungkapkan ide untuk bertemu. Dari kesepakatan dua orang ini, berkembang mencapai duapertiga mantan teman sekelas SMA sepakat untuk bertemu dan berbuka puasa bersama. Dua orang inisiator temu kangen pun memutuskan Resto Bangji di jl. Sidosermo Airdas Surabaya menjadi titik  rendezvous. Gelak canda tawa menghiasi temu kangen bekas teman sekelas yang terakhir bertemu di Puncu Kediri 2 tahun yang lalu. Tentu saja yang utama bersyukur mereka bisa melewati masa-masa sulit pandemi.  Salah satu perbincangan menarik ketika seorang kawan mengisahkan pernah sakit kulit di bagian perut yang gatalnya lumayan menyiksa. Kawan saya itu sebut saja si G, lebih dari seminggu berusaha mengobati sendiri dengan salep kulit. Upayanya gagal dan G memutuskan konsultasi ke dokter. Dari gambaran kela...

Bisa Renang, Bukan Hanya Karena Ingin Jadi Tentara

Gambar
(Latihan renang ponco yang dilakukan prajurit Divisi Infantri 2 Kostrad) Oleh : Pudji Widodo Renang lintas selat Sunda Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menghapus sejumlah syarat dalam proses seleksi penerimaan prajurit, baik strata perwira maupun bintara dan tamtama. Termasuk yang dihapus dalam proses penerimaan prajurit TNI adalah seleksi akademis dan tes renang (31/3) [1] . Selama ini, materi renang adalah bagian dari uji ketangkasan kesamaptaan jasmani.  Panglima TNI juga menghapus pemeriksaan postur tubuh dari materi uji kesamaptaan jasmani. Hal ini dimaksudkan agar tidak ada duplikasi dengan bidang kesehatan yang juga memeriksa hal yang sama. Nah beban tugas tim penerimaan calon prajurit menjadi lebih ringan, lebih efisien dan ramah lingkungan karena menghemat kertas ujian yang akan digunakan ribuan calon peserta seleksi. Pendekatan keadilan mendasari Panglima TNI memutuskan kebijakan menghapus uji ketangkasan renang. Hal ini tentu disambut baik oleh anak-anak ...

Menguji Kesehatan TNI AL dalam Mendukung Operasi Militer Perang

Menguji Kesehatan TNI AL dalam Mendukung Operasi Militer Perang Perang dan Urgensi Latihan.   Setiap orang yang tahu arti peribahasa latin "Si vis pacem, para bellum" tentu akan membenarkan bahwa peribahasa  yang sudah ada sejak sekitar 400 SM itu ternyata relevan pada sepanjang perkembangan sejarah kemanusiaan, khususnya sejarah peperangan.  Peribahasa tersebut dikutip dari penulis militer Romawi Flavius Vegenius Renatus yang artinya "Jika engkau mendambakan kedamaian, bersiaplah berperang". Demikianlah realitanya hingga saat ini, fenomena perang dan damai di berbagai belahan dunia merupakan kenyataan yang terus terjadi silih berganti mengisi perjalanan sejarah kemanusiaan. Dunia terus berubah dan para pakar ilmu perang sepakat bahwa sesuai perkembangan doktrin perang, saat ini dunia berada di fase perang generasi keempat.  William S. Lind menyatakan perang generasi keempat (4thGM) berupa perang asimetris dan non linier yang mengandalkan seluruh sarana prasarana d...

Segendang Sepenarian dalam Komposisi Mendoan

Gambar
(Ilustrasi grup Trio Macan, sumber : bukalapak.com ) Oleh : Pudji Widodo Tempe, yang tak lagi murah Meminjam istilah yang berlaku bagi para pendukung Persebaya yang disebut bonek mania, untuk urusan makanan saya pun masuk kategori penyuka tempe garis keras. Sesekali isteri masih membuat  mendoan , tempe berbalut tepung yang digoreng ala Banyumas. Namun situasi memaksa kini menu rebusan tempe/tahu yang lebih sering kami konsumsi.  (Mendoan, foto : Lilik Darmawan, klik mediaindonesia.com , 25/2/2020) Selain karena harga kedelai membuat perajin tempe mengakali dengan memperkecil ukuran, juga karena harga minyak goreng telah membubung ke langit entah sudah ke lapis berapa. Meskipun demikian tempe tetap menjadi pilihan, karena kebutuhan sebagai sumber protein alternatif, selain susu, telur, ikan dan daging. Tak perlu saya sebut lagi manfaat tempe, karena hal itu mudah dicari sumber informasinya asal paket internet HP anda cukup. Bukan hanya soal cita r...

"Waduh Ayah, Pramuka Tuh Membosankan"

Gambar
"Waduh Ayah, Pramuka Tuh Membosankan" (Ilustrasi Pramuka, sumber gambar :  ruang guru ) Oleh : Pudji Widodo Hari ini Selasa 14 Agustus 2018 adalah Hari Pramuka Indonesia dan pasti akan diperingati oleh para anggota pramuka  pada berbagai tingkat organisasi baik di pusat maupun daerah. Para anggota pramuka yang saya maksudkan adalah mereka sebagai aktifis gerakan, pengurus organisasi kwartir pramuka di berbagai tingkatan, pembina pramuka gugus depan yang direkrut khusus oleh sekolah maupun guru yang ditunjuk menjadi pembina dan menjalaninya dengan terpaksa, serta para murid yang penuh minat maupun yang sekedar melaksanakan kewajiban mengikuti kegiatan ekstra kurikuler sekolah. Sebagai mantan peserta didik Gugus Depan Pramuka-177 Surabaya , saya terkenang almarhum Pak Gatot Guru saya di SMP dan SMA di Surabaya. Beliau adalah guru kesenian yang merangkap sebagai pembina pramuka. Beliau bukan hanya piawai mengajar di kelas, tapi juga mampu membuat kami betah bergiat d...